Keluhan
Aftosa/Stomatitis Aftosa Rekurens (SAR)
- Luka yang terasa nyeri pada mukosa bukal, bibir bagian dalam, atau sisi lateral dan anterior lidah.
- Onset penyakit biasanya dimulai pada usia kanak-kanak, paling sering pada usia remaja atau dewasa muda, dan jarang pada usia lanjut.
- Frekuensi rekurensi bervariasi, namun seringkali dalam interval yang cenderung reguler.
- Episode SAR yang sebelumnya biasanya bersifat self-limiting.
- Pasien biasanya bukan perokok atau tidak pernah merokok.
- Biasanya terdapat riwayat penyakit yang sama di dalam keluarga.
- Pasien biasanya secara umum Namun, dapat pula ditemukan gejala-gejala seperti diare, konstipasi, tinja berdarah, sakit perut berulang, lemas, atau pucat, yang berkaitan dengan penyakit yang mendasari.
- Pada wanita, dapat timbul saat menstruasi.
Stomatitis Herpes
- Luka pada bibir, lidah, gusi, langit-langit, atau bukal, yang terasa nyeri.
- Kadang timbul bau mulut.
- Dapat disertai rasa lemas (malaise), demam, dan benjolan pada kelenjar limfe leher.
- Sering terjadi pada usia remaja atau dewasa.
- Terdapat dua jenis stomatitis herpes, yaitu:
- Stomatitis herpes primer, yang merupakan episode tunggal.
- Stomatitis herpes rekurens, bila pasien telah mengalami beberapa kali penyakit serupa sebelumnya.
- Rekurensi dapat dipicu oleh beberapa faktor, seperti: demam, paparan sinar matahari, trauma, dan kondisi imunosupresi seperti HIV, penggunaan kortikosteroid sistemik, dan keganasan.

