Penatalaksanaan
Pengobatan Malaria falsiparum
- Lini pertama: dengan Fixed Dose Combination (FDC) yang terdiri dari Dihydroartemisinin (DHA) + Piperakuin (DHP) tiap tablet mengandung 40 mg Dihydroartemisinin dan 320 mg Piperakuin. Untuk dewasa dengan Berat Badan (BB) sampai dengan 59 kg diberikan DHP per oral 3 tablet satu kali per hari selama 3 hari dan Primakuin 2 tablet sekali sehari satu kali pemberian, sedangkan untuk BB > 60 kg diberikan 4 tablet DHP satu kali sehari selama 3 hari dan Primaquin 3 tablet sekali sehari satu kali pemberian. Dosis DHA = 2-4 mg/kgBB (dosis tunggal), Piperakuin = 16-32 mg/kgBB (dosis tunggal), Primakuin = 0,75 mg/kgBB (dosis tunggal).
- Lini kedua (pengobatan malaria falsiparum yang tidak respon terhadap pengobatan DHP): Kina + Doksisiklin/ Tetrasiklin + Primakuin. Dosis kina = 10 mg/kgBB/kali (3x/hari selama 7 hari), Doksisiklin = 3,5 mg/kgBB per hari ( dewasa, 2x/hari selama7 hari), 2,2 mg/kgBB/hari (8-14 tahun, 2x/hari selama 7 hari), T etrasiklin = 4-5 mg/kgBB/kali (4x/hari selama 7 hari).
Pengobatan Malaria vivax dan Malaria ovale
- Lini pertama: Dihydroartemisinin (DHA) + Piperakuin (DHP), diberikan peroral satu kali per hari selama 3 hari, primakuin= 0,25 mg/kgBB/hari (selama 14 hari).
- Lini kedua (pengobatan malaria vivax yang tidak respon terhadap pengobatan DHP): Kina + Dosis kina = 10 mg/kgBB/kali (3x/hari selama 7 hari), Primakuin = 0,25 mg/kgBB (selama 14 hari).
- Pengobatan malaria vivax yang relaps (kambuh):
- Diberikan lagi regimen DHP yang sama tetapi dosis primakuin ditingkatkan menjadi 0,5 mg/kgBB/hari.
- Dugaan relaps pada malaria vivax adalah apabila pemberian Primakiun dosis 0,25 mg/kgBB/hari sudah diminum selama 14 hari dan penderita sakit kembali dengan parasit positif dalam kurun waktu 3 minggu sampai 3 bulan setelah pengobatan.
Pengobatan Malaria malariae
Cukup diberikan DHP 1 kali perhari selama 3 hari dengan dosis sama dengan pengobatan malaria lainnya dan dengan dosis sama dengan pengobatan malaria lainnya dan tidak diberikan Primakuin. Pengobatan infeksi campuran antara Malaria falsiparum dengan Malaria vivax/Malaria ovale dengan DHP
Pada penderita dengan infeksi campuran diberikan DHP 1 kali per hari selama 3 hari, serta DHP 1 kali per hari selama 3 hari serta Primakuin dosis 0,25 mg/kgBB selama 14 hari.
Pengobatan malaria pada ibu hamil
- Trimester pertama: Kina tablet 3 x 10mg/ kg BB + Klindamycin 10mg/kgBB selama 7 hari.
- Trimester kedua dan ketiga diberikan DHP tablet selama 3 hari.
- Pencegahan/profilaksis digunakan Doksisiklin 1 kapsul 100 mg/hari diminum 2 hari sebelum pergi hingga 4 minggu setelah keluar/pulang dari daerah endemis.
Pengobatan di atas diberikan berdasarkan berat badan penderita.
Komplikasi
- Malaria serebral.
- Anemia berat.
- Gagal ginjal akut.
- Edema paru atau ARDS (Acute Respiratory Distress Syndrome).
- Gagal sirkulasi atau syok.
- Perdarahan spontan dari hidung, gusi, alat pencernaan dan atau disertai kelainan laboratorik adanya gangguan koagulasi intravaskular.
- Kejang berulang > 2 kali per 24 jam pendidngan pada hipertermia.
- Asidemia (pH darah <7.25)atau asidosis (biknat plasma < 15 mmol/L).
- Makroskopik hemoglobinuria karena infeksi malaria akut.
Konseling dan Edukasi
- Pada kasus malaria berat disampaikan kepada keluarga mengenai prognosis penyakitnya.
- Pencegahan malaria dapat dilakukan dengan :
- Menghindari gigitan nyamuk dengan kelambu atau repellen
- Menghindari aktivitas di luar rumah pada malam hari
- Mengobati pasien hingga sembuh misalnya dengan pengawasan minum obat
Kriteria Rujukan
- Malaria dengan komplikasi
- Malaria berat, namun pasien harus terlebih dahulu diberi dosis awal Artemisinin atau Artesunat per Intra Muskular atau Intra Vena dengan dosis awal 3,2mg /kg BB.